Manchester United (MU) menutup musim 2024/2025 tanpa meraih satu pun trofi setelah kalah 0-1 dari Tottenham Hotspur di final Liga Europa yang digelar di San Mames, Bilbao, pada 22 Mei 2025. Gol semata wayang Brennan Johnson di menit ke-42 menjadi penentu kemenangan Spurs dan memperpanjang puasa gelar MU musim ini.
Kekalahan tersebut sangat menyakitkan untuk MU, mengingat mereka tampil impresif sepanjang kompetisi dengan catatan tak terkalahkan dalam 14 pertandingan sebelumnya (9 menang, 5 imbang). Namun, performa solid itu runtuh di laga pamungkas
Manajer Ruben Amorim yang menggantikan Erik ten Hag pada November 2024, gagal membalikkan keadaan. Dalam 41 pertandingan sejak mengambil alih, ia hanya meraih 16 kemenangan. Amorim mengakui bahwa jika klub atau fans kehilangan kepercayaan padanya, ia siap mundur tanpa kompensasi.
Kekalahan yang diraih juga memicu spekulasi tentang masa depan beberapa pemain kunci. Kapten Bruno Fernandes menyatakan kesetiaannya kepada klub, namun siap hengkang jika MU merasa perlu melakukan perubahan besar.
Sementara itu, Tottenham Hotspur merayakan trofi pertama mereka dalam 17 tahun. Kemenangan tersebut juga memastikan tiket mereka ke Liga Champions musim depan, sebuah pencapaian besar bagi manajer Ange Postecoglou yang sebelumnya berada di bawah tekanan akibat performa buruk di liga domestik.
Bagi MU, musim ini menjadi refleksi mendalam atas kegagalan di berbagai lini—dari manajemen hingga performa pemain. Dengan absennya mereka dari kompetisi Eropa musim depan, klub menghadapi tantangan besar dalam merombak skuad dan strategi untuk kembali ke jalur kemenangan.
Penulis: Laura Inggrit
Sumber Foto: Detik Sport

0 Comments